Jumat, 27 Januari 2012

11 11 11

Ini adalah sedikit cerita dari sebuah perjalanan kecil yang saya lakukan bersama dengan 2 kawan saya (dua-duanya manusia) yg kebetulan pada saat itu lagi pada ga ada kerjaan dan lalu kita memutuskan untuk kemping ceria di atas Gunug Tilu, salah satu gunung yg terdapat di kawasan Gambung gunungnya tidak terlalu tinggi, tapi lebih tinggi dari "gunung kembar" hahahaha. Oke, tanpa berlama-lama lagi kita langsung aja simak ceritanya, inilah dia......
 

Foto diatas adalah foto dari menu makan malam kami di puncak Gunung Tilu pada kamis malam tepatnya tanggal 11, bulan 11, tahun 2011, menunya biasa saja, hanya nasi liwet, ikan asin, jengkol, dan sambel, tp menu ini sangat sangat istimewa sekali untuk kami pada malam itu, bahkan sepertinya lebih nikmat dari menu2 makan malam ala chef terkenal seperti Rudi Khoerudin atau Fara Quint (walaupun belum pernah nyoba masakan mereka heheh....)

Ok, sekarang saya tidak akan membahas masalah menu masakan atau daftar nama chef terkenal, tp saya hanya ingin sedikit berbagai tentang apa yg saya dan 2 orang teman saya alami saat pergi berlibur ke puncak gunung tilu kemaren malem, ketika kami bertiga merasakan sensai yg luar biasa (lebay) ketika tiba dipuncak apalagi pas makan (iy lah, udah laper bgt) tp bukan itu jg intinya "lha, terus apa dong om?" hahaha

Saya merasakan nikmat yg luar biasa dari hasil proses yg dijalani, di awali dengan mempersiapkan segala kebutuhan untuk di hutan (sempet jg bikin kompor dadakan yg mengadopsi atau tepatnya nurutan "trangia" haha), dilanjutkan dengan menempuh perjalanan selama hampir 3 jam. Sepanjang perjalanan, sang kabut terus hadir tanpa bosan dan membuat kami tidak bisa melihat dengan jelas dalam jarak 2 meter (untung ga 2 cm), ditambah dengan suhu yg dingin menusk tulang ekor "ya iy lah, namanya jg di gunung mas!" dan bahkan mental sempet ngedrop gara2 mendengar suara yg cukup menyeramkan seperti suara jangkrik, burung, ranting jatuh, angin, dan semut "lho?" ditambah beberapa kali sempet bingung ngambil jalan gara2 kabut yg sangat tebal dan sadis malam itu.

Dan setelah berjalan hampir tiga jam dan beberapa kali berhenti istirahat akhirnya kami tiba dipuncak dengan kondisi sehat wal'afiat namun kelelahan hehehe... Tanpa pikir panjang kami langsung mendirikan tenda dan sebagian mempersiapakan kompor dan bahan2 makanan untuk dimasak, (sebelm masak nasi, masak aer dulu buat ngopi) dan akhirnya tiba saatnya untuk MAKAN MALAM, dan disinlah kami merasakan kenikmatan yg tidak dapat di ucapkan dengan kata2 (haha lebay, padahal dari tadi berkata2) ditmbah pas lagi makan, kabut perlahan turun dan menghilang, diganti dengan cahaya sinar rembulan "full moon" yg menyulap pemandangan sekitar menjadi benar2 indah :)

Jadi, dengan cerita ini saya hanya ingin berbagai, sesuatu yg dihasilkan melalui proses akan sangat lebih indah dibanding yang dihasilkan melalui cara yang instan :) so, keep our spirit guys! hehehe oh iy, satu lagi, JANGAN CUMAN NGEJAR SENSASI DOANG, KARENA BAGAIMANAPUN, ESESNSI ITU LEBIH PENTING DARIPADA CASING!!! (tetep) ahahahaha
[ Read More.. ]

Kamis, 26 Januari 2012

Gambung is Beautiful

Kebun Teh Gambung
Sesuai dengan judulnya, "Gambung Is Beautiful" dan sekarang saya akan bercerita tentang keindahan Gambung. Ok, kita mulai dari (dari sini aja) Gambung adalah nama sebuah desa yang terletak di Selatan kota Bandung, dan berada diatas ketinggian 1200 mdpl, dan tentunya udara di Gambung lumayan dingin (tapi masih lebih dingin Lembang). Dari dulu banyak orang mengenal "Gambung" karena keindahannya alamnya dan juga tradisi tahunan "hajat huluwotan" (nanti saya jelaskan apa itu hajat huluwotan) di tempat ini terdapat sebuah perkebunan teh atau tepatnya PUSAT PENELTIAN TEH DAN KINA atau disingkat PPTK Gambung yg sudah bediri sejak 10 Januari 1974 dan merupakan perkebunan teh pertama di Indonseia (wuiiihhhh catet sob, "perkebunan teh pertama di Indonesia" hahahaha), tapi tanaman "teh" sendiri sudah di tanam di tempat ini jauh sebelum taun 1974, sekitar tahun 1891, dimana Indonesia masih dijajah sama Belanda dulu sob, karena konon katanya yg pertama kali nanem "teh" di tempat ini adalah wong Londo.

Main Di Sungai
Jalur Track Hiking Ringan

Ok, kita sudahi saja dulu ngomongin PPTKnya, dan sekarang kita balik lagi ngomongin Gambung. Banyak sekali terdapat tempat yg bagus (bagus untuk foto2, bagus untuk botram, dan bagus untuk pacaran hehehe...) di desa ini, karena sekitar seperempat dari luas wilayah Gambung dipenuhi dengan hamparan kebun teh. Sebelah utara desa ini bebatasan langsung dengan daerah Pangalengan (buat yg belum tau Pangelangan. coba cari tau aja susu KPBS) yg cuman "dibatesin sama Gunung Tilu", selain itu Gambung juga mempunyai tradisi adat tahunan yg biasa di sebut "HAJAT HULUWOTAN" yg biasa diselenggarakan setiap bulan "Silih Mulud" atau "Rabiul Akhir" tahun Hijriah. Hajat huluwotan sendiri adalah sebuah upacara adat kampung yg dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa atas anugerah, khusunya atas air yg telah menjadi salah satu sumber kehidupan, yg telah diberikan kepada masyarakat Gambung. Salah satu prosesi dari upacara adat ini adalah "penyembelihan kambing hitam di mata air" di pagi hari dan ditutup dengan "pagelaran wayang golek" pada malam harinya.


Hajat Huluwotan 1
Hajat Huluwotan 2



  
Hajat Huluwotan 3

Hajat Huluwotan 4

Hajat Huluwotan 5
 Buat sobat bloger yg punya hobby hiking, tracking, camping, atau bersepada gunung, Gambung juga merupakan tempat yg sangat cocok sob, soalnya di Gambung banyak terdapat track2 buat kegiatan outdoor tersebut, ada track kebun teh, track hutan koloni, atau track hutan belantara hahaha, dan ada juga bumi perkemahannya. Oh iya lupa, sama satu lagi, buat yg hobby sepak bola, di Gambung juga ada lapangan sepak bola, dan biasa dipke buat pertandingan persahabatan atau kompetisi tingkat RW hahaha...

Bumi Perkemahan Ranca Cangkuang 1

Bumi Perkemahan Ranca Cangkuang 2

Bumi Perkemahan Ranca Cangkuang 3

So, buat sobat bloger yg penasaran, langsung aja dateng ke Gambung, selamat bertemu di Gambung.....
[ Read More.. ]

Starting

Kang Ibing
Saya mulai isi blog ini dengan menampilkan foto "Kang Ibing", kenapa? Bagi bloger yg mungkin belum tau siapa beliau, mungkin saya bisa berbagi sedikit informasi disini. Kang Ibing adalah salah satu tokoh seniman atau lebih terkenal sebagai pelawak sunda yg cukup legendaris terutama di Tatatr Pasundan, saya termasuk salah satu orang yg sangat mengidolakan beliau. Beliau adalah pribadi yg sangat jenius dalam menciptakan banyolan-banyolan khas ala D'Kabayan (nama grup lawaknya), dan lawakan-lawakan ala Kang Ibing sangat berbeda dengan lawakan2 dari pelawak2 lain yg ada di Indonesia. Maaf, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pelawak atau penggemar pelawak yg lain, bagi saya Kang Ibing bukan hanya pelawak, tapi juga orang yg bisa mengispirasi saya untuk menjalani hidup yg juga dengan cara yg tidak biasa (abnormal berarti hehehe...), dan....

[ Read More.. ]